Catatan PR WRITING Ke 3 - bersama Ibu Serepina Tiur Maida, S.Sos., M.Pd., M.I.Kom
Periklanan sebagai aplikasi dari Komunikasi dan Public Relations
Advertising/periklanan adalah
alat yang digunakan dalam kegiatan PR, termasuk diantaranya pembelian
ruang/tempat dan waktu pada surat kabar, majalah, radio, televise, dan internet
untuk menyampaikan informasi produk kepada target audiences. kegiatan advertising
diantaranya adalah direct response (iklan melalui pos) dan sales
promotion. Perbedaan antara advertising dan publisitas adalah kegiatan
publisitas tidak perlu membeli tempat dan waktu agar bisa masuk kedalam berita
dan media entertainment. Para praktisi humas menggunakan periklanan ketika
mereka ingin mengontrol pesan yang dikirim, termasuk kapan dan dimana pesan
disampaikan. Sebaliknya, kegiatan publisitas dan banyak teknik kegiatan humas
cenderung untuk merayu konsumen daripada menginformasikan fungsi produk mereka,
sehingga mereka menolak pesan yang disampaikan.
Beberapa
Tipe Periklanan Dalam Humas Periklanan humas memiliki beberapa bentuk yaitu,
Institutional Advertising: adalah memperkenalkan organisasi atau mengumumkan
indentitas baru dari suatu perusahaan pada target audiences. Tujuannya
adalah untuk menarik investor, meningkatkan reputasi perusahaan atau menarik
simpati masyarakat dengan cara melibatkan perusahaan didalam kegiatan
masyarakat. PERTAMINA sebagai perusahaan milik negara berusaha merubah citra
institusinya yang buruk melalui program iklan “PERTAMINA ON THE
MOVE”. Financial Advertising: digunakan oleh perusahaan besar untuk menunjukkan
perkembangan baru kondisi keuangan perusahaan pada masyarakat.
Sumber : https://www.kompasiana.com/echan/5508fd81813311a524b1e1ba/periklanan-dalam-humas